INFO

I LOVE SUPER JUNIOR

Kamis, 09 Agustus 2012

contoh laporan pengamatan sel tumbuhan


LAPORAN PENGAMATAN SEL TUMBUHAN

Muhija.png




Oleh: Kelompok 4 Kelas XI IPA
Indah Dwi Astuti
Deby Ratna Sari
Putri Diah Fitriani
M. Rio Noveli
Yusman Aditiya
Bagus Adi Saputra





MAJLIS PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH LAMPUNG TIMUR SMA MUHAMMADIYAH 1 SEKAMPUNG UDIK
LAMPUNG TIMUR
Hari/Tanggal             : 01 Agustus 2012
Topik                          : pengamatan Sel tumbuhan
Tujuan                       : mengamati struktur  Sel tumbuhan serta sel mati (sel gabus)
Dasar Teori                :
Mikroskop adalah alat untuk memperoleh bayangan yang besar dari benda yang kecil yang tidak terlihat oleh mata, sehingga dapat dilihat dan diamati susunannya. Jadi mikroskop adalah alat yang digunakan untuk melihat benda yang bersifat mikroskopis. Sel tumbuhan adalah sel yang ada dalam tanaman. Sel tanaman seperti sel-sel hewan, tetapi mereka memiliki dinding sel dan kloroplas. Bagian bagian dari tumbuhan :
Dinding sel adalah bagian terluar dari sel tumbuhan. Dinding sel memiliki fungsi melindungi sel. Dinding sel merupakan lapisan tipis dan bersifat semipermiable. Dinding sel tersusun atas Selulosa, lignin, dan suberin. Pada lapisan epidermis dan batang, dinding sel mengandung kitin dan zat lilin sehingga dinding sel bersifat iimpermeabel.
Antara dinding sel yang satu dengan yang lain ditemukan zat pektin yang terdapat pada lamella tengah. Antara sel satu dengan sel yang lain tyerdapat penghubung atau jembatan protoplasma yang dinamakan Plasmodesmata. Plasmodesmata memegang peranan penting dalam transportasi berbagai zat.
Vakuola merupakan rongga yang berada di dalam sel. Vakuola dibatasi oleh  selaput membran dan berisi cairan yang disebut cairan sel. Pada sel tumbuhan yang telah dewasa, umumnya terdapat vakuola tengah yang berukuran besar dan dikelilingi oleh membran yang dinamakan tonoplas.
Pada intinya, vakuola berfungsi sebagai :
ü  Memasukkan air melalui tonoplas agar sel tetap baik.
ü  Menyimpan makanan, seperti sukrosa, protein, garam- garam mineral, dan senyawa organik lainnya.
ü  Menyimpan sisa- sisa metabolisme.
Plastid merupakan organel yang terdapat sitoplasma sel tumbuhan dan beberapa jenis ganggang mikroskopik, seperti Euglena. Plastida adalah butir- butir zat warna yang terdapat pada tumbuhan.
·         Membran sel : Sebuah lapisan tipis yang mengelilingi sel.
·         Dinding sel : Sebuah lapisan kaku yang mengelilingi membran sel dari sel tanaman.
·         Kloroplas: Sebuah struktur sel di mana fotosintesis terjadi, dan mengandung chloropyll tersebut.
·         Klorofil: Zat hijau dalam sel-sel tumbuhan yang membantu untuk membuat makanan.
·         Sitoplasma:  Cairan seperti selai dalam sel di mana kegiatan berlangsung.
·         Inti sel : Struktur gelap di dalam sel yang mengendalikan kegiatan sel dan berisi materi seperti DNA.
·         Fotosintesis :  Proses ketika tanaman menggunakan energi cahaya untuk membuat makanan.
Sebuah proses yang sangat khusus yang terjadi dalam kloroplas dalam sel tanaman disebut fotosintesis . Foto berarti "cahaya" dan sintesis berarti "menempatkan sesuatu bersama-sama." Dalam fotosintesis, tumbuhan hijau benar-benar membuat makanan mereka sendiri. alam fotosintesis, klorofil mengambil energi dari sinar matahari. Energi datang dalam bentuk bundel kecil dikenal sebagai sebuah foton. Foton membentur molekul air di dalam klorofil. Energi foton membagi molekul air menjadi hidrogen dan oksigen. Menggabungkan hidrogen dengan karbon dioksida (yang telah diserap tanaman dari udara) untuk membuat gula atau glukosa. Oksigen dilepaskan kembali ke atmosfer untuk memberi kita lebih banyak udara.

Alat dan Bahan         :
Ø  Mikroskop
Ø  Air
Ø  Kaca benda dan kaca penutup
Ø  Bawang merah (Allium cepa)
Ø  Pipet tetes
Ø  Jaringan gabus ketela pohon (Manihot utilissima)
Ø  Silet
Ø  Wortel (Daucus carota)
Ø  Zat warna methylen blue
Ø  Rhoe discolor / sosongkokan
Cara kerja :
1)      Irislah bawang merah secara membujur !
2)      Tetesilah dengan larutan methylen blue dan tutup dengan kaca penutup
3)      Periksalah dibawah mikroskop mula mula gunakan perbesaran lemah, misal 10x10 kemudian gunakan perbesaran kuat , misal 10x40!
4)      Gambar dan beri keterangan
5)      Dengan cara yanga sama lakukan pula pada gabus ketela pohon, wortel, rheo discolor!
6)      Gambar dan beri keterangan , kemudian kumpulkan dalam bentuk laporan praktikum.
Data hasil praktikum :
Copy of IMG_0004.jpg IMG_0004.jpg


IMG_0003.jpg
 






Pembahasan :
                        Dalam penelitian kali ini kita menggunakan miksoskop , sama seperti sebelum nya, namun kali ini kita membahas tentang sel tumbuhan, Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Karena itulah, sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi.
Sel tanaman seperti sel-sel hewan, tetapi mereka memiliki dinding sel dan kloroplas. Dalam percobaan peratama yaitu bawang merah, dalam percobaan ini setelah ditetesi methylen blue dan kita lihat di mikroskop terlihat bagian bagian seperti garis garis yang bergabung menjadi satu, Sel bawang merah memang tampak sangat sederhana, namun sebenarnya sel bawang merah sangatlah kompleks.
Dinding sel bawang merah dan sel-sel tumbuhan yang lain, sangatlah rapat. Tersusun dari lapisan lipid (lemak) dan lipoprotein yang sangat teratur. Hanya zat tertentu saja yang bisa keluar masuk sel dengan mudah, seperti air dan ion-ion mineral sedangkan zat-zat lain harus melewati screening dinding sel yang sangat ketat.
beberapa organel sel bawang merah yang terlihat di bawah mikroskop yaitu :
ü  Dinding Sel
ü  Epidermis
ü   Nukleus
ü  Membran inti
ü  Sklereid
  • Pada daun rhoe discolor terdapat bintik bintik yang menyebar keseluruh bagian daun
  •  Rhoeo mempunyai jaringan yang terdiri dari sel-sel yang bentuknya sama dapat juga melakukan fungsi khusus yang dapat juga bersama jaringan lain membentuk fungsi yang lebih kompleks.
  • Pertumbuhan darai tana,mn ini sangat penting pada aktivitas jaringan meristem.
  • Dan jaringanya terbagi dua yang berdasarkan kemampuan untuk tumbuh dan memperbanyak diri yaitu jaringan meristem dan jaringan yang permanen
beberapa organel sel rhoe discolor yang terlihat di bawah mikroskop yaitu :

ü  Dinding Sel
ü  Epidermis
ü  Stomata
ü  Sel penjaga
ü   
Pada pengamatan wortel terlihat bagian bagian yang sangat rumit dan terlihat seperti jaring laba laba, Pada preparat irisan akar wortel , ditemukan kromoplast  berwarna orange yang terdapat di sela-sela sel. Warna orange pada kromoplas disebabkan oleh kandungan karotinoidnya. Kromoplast sendiri biasnya berasal dari kloroplas, tetapi juga dapat berasal dari proplastida. Diferensiasi kloroplas menjadi kromoplas bergantung pada sintsis dan penempatan pigmen karotinoid yang ada pada akar wortel. Perkembangan pigmen itu juga berkaitan dengan modifikasi (perombakan) tilakoid. Dalam proses ini, globula lipid bertambah banyak dan berkumpul menjadi kristaloid kaaroten pada akar wortel,
Dan terahir kita mengamati sel ketela pohon, dalam pengamatan terdapat suatu bintik bintik yang mengelilingi suatu permukaan, permukaan yang ada ditengah tengah batang itu adalah sel mati atau sel gabus,
Kesimpulan
Berdasarkan hasil praktikum yang diperoleh, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.      Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis.
2.      Bawang merah mempunyai organel- organel sebagai berikut :
-     Dinding sel, yang berfungsi sebagai pelindung sel.
-     Jaringan Epidermis adalah jaringan yang terletak paling luar pada setiap organ tumbuhan, yaitu akar, batang, daun. Jaringan Epidermis berfungsi sebagai pelindung bagian dalam organ tumbuhan. Fungsi khusus  jaringan  epidermis adalah sebagai pelindung terhadap hilangnya air karena adanya penguapan, kerusakan mekanik, perubahan suhu, dan hilangnya zat- zat makanan.
-     Nukleus, adalah inti sel yang berada di tengah- tengah sel. Berfungsi untuk Mengendalikan proses berlangsungnya metabolisme dalam sel, Menyimpan informasi genetik ( gen ) dalam bentuk DNA, Mengatur kapan dan di mana ekspresi gen- gen harus dimulai, dijalankan, dan diakhiri.
-     Membran Inti  yaitu membran luar (membran sitosolik) dan membran dalam (membran nukleo-plasmik). Di antara kedua membran tersebut terdapat ruangan antar membran (perinuklear space) selebar 10 - 15 nm.
-     Sklereid, merupakan sel- sel tumbuhan yang telah mati, berbentuk bulat atau bervariasi, dan berdinding keras yang tahan terhadap tekanan.

Daun Rhodiscolor mempunyai organel- organel sebagai berikut :
o   Dinding sel, yang berfungsi sebagai pelindung organel di dalam sel.
o   Jaringan Epidermis, yaitu jaringan yang terletak paling luar pada setiap organ  tumbuhan ( akar, batang dan daun, bunga, buah, dan biji).
o   Stomata, adalah suatu celah pada epidermis yang dibatasi oleh dua sel penutup yang berisi kloroplas dan mempunyai bentuk serta fungsi yang berlainan dengan epidermis.
o   Sel penjaga, berfungsi untuk mengatur, membuka dan menutupnya stomata.

3.      Wortel memiliki jaringan tumbuhan seperti sarang laba laba Wortel memiliki protoplasma, sitoplasma organel-organel (dinding sel, ribosom, mitokondria, kloroplas, vakuola, RE, nucleus, kompleks golgi, peroksisom dan lain-lain).

4.   Ketela pohon memiliki bagian inti namun berupa sel mati atau gabus. Pada  sel gabus yang diambil dari batang pohon singkong terdapat bagian – bagian seperti membran inti, dinding sel, nukleus, dan organel sel lain yang tampak kurang jelas pada saat pengamatan dan juga ada bagian kecil yang kurang jelas yang diperkirakan itu adalah kloroplas.

Daftar pustaka

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar